Breaking News
Categories
  • Advertorial
  • Belasungkawa
  • Berita Daerah
  • Berita Nasional
  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Ilegal
  • Internasional
  • Investigasi
  • Jumat
  • Kebakaran
  • Kesehatan
  • Korupsi
  • Kriminal
  • Laka lantas
  • Laklantas
  • Makassar
  • Narkoba
  • Narkoba
  • News
  • Olahraga
  • olaraga
  • Pembunuhan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Polri
  • Rajian lalu lintas
  • Social Media
  • Startup
  • Teknologi
  • TNI
  • Wisata
  • Polsek Banjarwangi Polres Garut Ciduk Tiga Pemuda Pengedar Obat Obatan Keras Terbatas

    Feb 09 202418 Dilihat

    SERGAPSIRGANTARA7 COM// Garut – Dalam mewujudkan Kecamatan Pasirwangi yang aman dan kondusif, Polsek Banjarwangi gencar melakukan kegiatan operasi premanise/penyakit masyarakat (pekat). Kamis pagi (08/02/2024).

    Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Banjarwangi Iptu Amirudin Latif mengungkapkan sasaran kegiatan operasi premanisme tersebut meliputi peredaran/penyalahgunaan miras dan narkoba, penertiban premanisme pungli, knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.

    Kapolsek Banjarwangi bersama anggota Polsek Banjarwangi Polres Garut melakukan patroli dengan menyisir lokasi-lokasi yang dianggap rawan konflik ataupun secara dinamis mendatangi langsung tempat yang dicurigai.

    Bertempat Di Jl. Raya Banjarwangi Desa Banjarwangi Kec. Banjarwangi Kab. Garut, Polsek Banjarwangi Polres Garut berhasil menemukan dan mengamankan 3 orang pemuda yang telah menyalahgunakan narkoba atau obat obatan terlarang.

    Ketiga pemuda tersebut yakni “RAM” (21) warga Kec. Cigedug, “WN” (22) warga Kec. Banjarwangi, dan “UG” (21) warga Kec. Banjarwangi kedapatan membawa ratusan obat-obatan keras terbatas saat ditemukan oleh tim Polsek Banjarwangi Polres Garut.

    Saat dilakukan penggeledahan “RAM” (21) membawa 709 butir obat heximer dalam kemasan plastik kecil yang masing-masing 1 kemasannya berisi 6 butir dengan total sebanyak 106 kemasan. Lalu ditemukan juga satu kemasan berisi 45 butir, 10 butir/ 1 kaplet obat Risperidone dan uang tunai sebesar Rp. 355.000,- (tiga ratus lima puluh lima ribu rupiah) yang diduga hasil penjualan obat tersebut.

    Selain itu “WN” (22) kedapatan membawa 1 kaplet obat trihexyperidhyl hcl yang sudah tersisa sebanyak 3 butir. Dari hasil interogasi kepada para pelaku mereka mengakui bahwa obat-obatan tersebut akan dijual kepada warga Banjarwangi dengan harga satu kemasan isi 6 butir sebesar Rp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah).

    Amir menyebutkan jika ketiga pemuda tersebut kini telah di boyong ke Mapolsek Banjarwangi Polres Garut, sebagai langkah selanjutnya Polsek Banjarwangi akan berkoordinasi dengan Sat Narkoba Polres Garut untuk penanganan lebih lanjutnya

    Red/hmad deni)

    Share to

    Related News

    Perempuan Paruh Baya Diamankan Sat Res N...

    by Mei 18 2024

    Garut – Sergapdirgantara7Com// Satuan Narkoba Polres Garut amankan seorang perempuan yang diduga t...

    Satuan Reserse Narkoba  Polres Subang ...

    by Mei 16 2024

    Subang.  Sergapdirgantara7Com// Mengamankan dua kurir dan pengedar narkoba. Kedua tersangka diringk...

    Sat Narkoba Polres Kubar Amankan Pelaku ...

    by Mei 10 2024

    Sergapdirgantara7Com//Kutai Barat–Sat Narkoba, Polres Kutai Barat kembali mengungkap kasus penyala...

    Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba: Kapol...

    by Mei 09 2024

    Sergapdirgantara7Com// Kemuning, Inhil – Polsek Kemuning Polres Indragiri Hilir ( Inhil ) Polda Ri...

    Resiko Pengedar Obat Terlarang, Dua Warg...

    by Mei 04 2024

    Sergapdirgantara7Com// Pringsewu| Dua pemuda warga Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Lampung ditangkap...

    Tim Polres Kutai Barat Berhasil Menggaga...

    by Mei 02 2024

    Sergapdirgantara7Com// Kubar-Polres Kutai Barat berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jeni...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top