Breaking News
Categories
  • Advertorial
  • Belasungkawa
  • Berita Daerah
  • Berita Nasional
  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Ilegal
  • Internasional
  • Investigasi
  • Jumat
  • Kebakaran
  • Kesehatan
  • Korupsi
  • Kriminal
  • Laka lantas
  • Laklantas
  • Makassar
  • Narkoba
  • Narkoba
  • News
  • Olahraga
  • olaraga
  • Pembunuhan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Polri
  • Rajian lalu lintas
  • Social Media
  • Startup
  • Teknologi
  • TNI
  • Wisata
  • Korban Dan Pelaku Penganiayaan Berdamai, Ketua LPA Madina Buka Suara

    Jul 04 20248 Dilihat

    Tegas Berani Dan Berimbang

    Sumut-  Sergapdirgantara7Com//

    Mandailing Natal, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Mandailing Natal tetap akan memantau perkembangan kasus penganiayaan anak dibawah umur yang dilakukan oleh Kepala Desa dan Sekdes Tegalsari Kecamatan Natal beberapa hari yang lalu.

    Pun sudah ramai pemberitaan bahwa kedua belah pihak sudah berdamai, dan surat perdamaiannya telah diserahkan ke pihak Kepolisian dan unit PPA Polres Madina, kita akan tetap pantau.

    “Kedua belah pihak sudah berdamai, kita dari LPA Kabupaten Mandailing Natal tetap memantau perkembangan kasus penganiayaan ini,”sebut Erwinsyah

    Kita sudah komunikasi dengan pimpinan kita di Sumut, beliau berujar kasus ini wajib dipantau dan si pelaku tidak boleh bebas begitu saja, pun kedua belah pihak telah sepakat berdamai. Jika pelaku bebas maka tidak menutup kemungkinan kejadian serupa akan kembali terulang,”ujar Erwin menirukan ucapan ketua LPA Sumut.

    Diketahui dari sejumlah pemberitaan, bahwasanya antara pihak korban dengan terlapor sudah saling memaafkan, serta tidak ada lagi konflik antara kedua belah pihak, Rabu (03/07).

    Menurut Erwin, ini bukan kasus penganiayaan ringan, ini penganiayaan berat,”ujarnya ketika dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Kamis (04/07)

    “kedua tangan diikat mulut nyaris disundut api rokok, korban ditampar, rambut dijambak dan kedua kaki korban diduduki menggunakan kursi plastik, sehingga meninggalkan bekas luka hingga kini. Apa ini penganiayaan ringan,”sebut ketua LPA Madina.

    Terlepas kedua belah pihak telah melakukan perdamaian, kita dari LPA berharap agar para pelaku tetap dihukum sesuai dengan peraturan perundang undangan di republik ini,”tutupnya.Red/Tiem

    Share to

    Related News

    Polres Tanggamus Menggelar Pasukan Opera...

    by Jul 15 2024

    Tanggamus – Sergapdirgantara7Com// Polres Tanggamus melaksanakan apel gelar pasukan dalam rang...

    Masyarakat Meminta Kapolsek Semarang Uta...

    by Jul 14 2024

    Jateng – Sergapdirgantara7Com//  Setelah Viralnya Kapolsek Semarang yang diduga kuat Melindun...

    Polisi Republik Indonesia, Bukan Oknum P...

    by Jul 13 2024

    Jateng – Sergapdirgantara7Com// Sehari setelah adanya penerbitkan berita mengenai judi togel d...

    Jokowi Ke Tanggamus, Pemda Poles Rute Ya...

    by Jul 12 2024

    Tanggamus- Sergapdirgantara7Com// Bakal menjadi hari bersejarah bagi warga Kabupaten Tanggamus, Lamp...

    Bak Cerita Roro Jonggrang, Tanggamus Gun...

    by Jul 12 2024

    Tanggamus –Sergapdirgantara7Com// Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyulap seluruh sarana prasa...

    Di KPK, Massa JAGA MARWAH dan FMPB Minta...

    by Jul 11 2024

    Jakarta –  sergapdirgantara7Com// Seratusan massa Jaringan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah) dan...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top